Menelusuri keindahan dan kebesaran ketuhanan melalui puisi-puisi indah yang membingkai perenungan dan refleksi manusia. Menemukan kedamaian, kebijaksanaan, dan rasa keterhubungan dalam lautan kata-kata yang dipadu dengan keagungan Tuhan. Puisi tentang kebesaran tuhan. BUTIRAN KEAGUNGAN-NYA. Titis Nurfianingsih. Langit hitam yang berarak cecpat. Bagai butiran kapas yang terkena air arang. Suara gemuruh diatas sana. Dilangit tinggi tak terjamak. Membuat gelisah setiap rasa. Yesus Tuhan, Engkaulah Tuhan dan Juru Selamatku… Kepada-Mu, aku berserah… Judul: Puisi untuk Bapa di Surga Tuhan Yesus Kristus. Oleh Lukas PH, S.Pd.K. Takkan kuberhenti menyembah-Mu Tuhan, sungguh merupakan kasih karunia bagiku Untuk Menyembah-Mu dengan segenap hatiku, kuserahkan pada-Mu Tuhan Puisi kekuasaan Tuhan yang maha Esa. Apapun biasa terjadi jika Tuhan menghendakinya, karena Dia lah yang Maha Kuasa, kuasa di atas. segala-galanya, Bersyukur kepada Tuhan percaya dan taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing adalah suatu penghormtan kita kepadaNya karena Dia Allah yang menciptakan Bumi Dalam puisi ketuhanan yang memesona ini, kita diajak untuk merenungkan kebesaran Sang Pencipta melalui keindahan alam semesta. Indahnya perasaan ketika merasakan bahwa Tuhan hadir dalam setiap hela nafas dan memberikan petunjuk lewat keajaiban-keajaiban ciptaan-Nya. Apakah berkisah seperti puisi kebesaran Allah atau puisi kekuasan Allah, untuk lebih jelasnya disimak saja dibawah ini. Keagungan Dan Kebesaran Allah SWT Oleh: Erwin Ahmad. Bagai impian yang diungkapkan Diungkapkan dalam permohonan Dalam do'a yang dipanjatkan Dipanjatkan kepada TUHAN(ALLAH SWT) Sang Pencipta serta Sang pemilik kehidupan Puisi tentang manusia dan Tuhan bisa menjadi bahan renungan. Hubungan manusia dengan Tuhan berarti menyangkut keimanan dan kepercayaan seseorang. Tak jarang juga kita melupakan bagaimana seharusnya beriman kepada Sang Pencipta. Padahal, sebagai manusia kita membutuhkan Tuhan dalam hidup kita. KUMPULAN PUISI KETUHANAN. KEBESARAN-MU. Dimana matahari terang benderang. Biji-bijian dan tumbuhan penghias. Kebun-kebun yang subur lebat. Air hujan yang di curahkan. Itulah anugrahmu . Diman siang pencari nafkah. Dan malam sebagai beristirahat. Biasanya berupa ungkapan kerinduan, kedekatan atau kecintaannya terhadap tuhan. Beberapa pujangga memilih sajak sebagai sarana mengungkapkan perasaan kagum dan cinta terhadap sang pencipta. Melalui puisi-puisi ini, beberapa penyair mengakui keagungan dan kebesaran tuhan melalui kata-kata indah yang mampu menyentuh qalbu pembacanya. cUXd.