Disinilah pentingnya merumuskan sasaran-sasaran yang dapat diukur. 5.4. Ada baiknya setiap selesai kegiatan periklanan selama satu tahun, diadakan penelitian yang disebut tracking studi, yaitu melihat perubahan-perubahan yang terjadi sehubungan dengan jenis produk tersebut dan melihat seberapa jauh perubahan tersebut dihasilkan oleh kegiatan
Selanjutnyaada bagian detail publikasi. Bagian ini terdiri dari tujuan dibuatnya proposal, sasaran audiens yang dituju, riwayat perubahan dokumen, serta bukti bahwa dokumen tersebut resmi dan dapat dipertanggungjawabkan oleh pembuatnya. 4. Pendahuluan. Bagian pendahuluan juga termasuk salah satu struktur proposal proyek.
FISIPBEBAS ASAP ROKOK DAN SAMPAH di tahun 2014. 5. Target Sasaran kampanye Harus sepesifik siapa sasaran kampanye Anda. Karena kegiatan ini berada dalam lingkup FISIP anda bisa menyampaikan pesan kampanye pada semua sivitas akademik FISIP. Bisa juga Anda urai sasaran ini berdasarkan urutan prioritas sasaran. Misalnya,
PolantasJakarta. Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berinisial Briptu DS mejadi korban tabrakan oleh seorang pengendara mobil dengan nomor polisi B 1909 RFH. Insiden ini terjadi di Tol Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 5 Agustus 2022 siang.
Contohdari desain brosur bisa digunakan sebagai bahan referensi maupun gagasan untuk Anda yang memang ingin memberikan dampak yang di jalankan dari promosi dengan brosur tersebut. Salah satu brosur yang menarik adalah ialah brosur makanan, sebab dengan iklan brosur ini tempat makan tersebut akan menjadi jauh lebih terkenal.
10Strategi Pemasaran Untuk Menarik dan Mempertahankan Pelanggan. Pemasaran adalah proses membawa ide, produk, atau layanan di depan audiens yang membeli. Pemasaran berfokus pada keinginan dan kebutuhan pelanggan sehingga perusahaan dapat membangun strategi dan mengidentifikasi siapa yang mungkin membeli produk mereka untuk menarik pelanggan
Gampangnya kalau anda menjual produk mewah dan berkelas. Otomatis target market anda adalah orang-orang menengah keatas. Kalau anda menjadi sales dari mercedes-benz. Target market anda minimal adalah orang-orang yang berpenghasilan 30 jt keatas yang dapat anda temui diprofesi Manager, direktur, kepala cabang, pengusaha.
TujuanSMS blast. Sebelum memulai menggunakan jasa SMS Blast untuk strategi pemasaran produk atau jasa yang Anda miliki, sebaiknya Anda perlu memperhatikan terlebih dahulu tujuan dari penggunaan strategi tersebut. Hal ini perlu Anda pahami agar pesan nantinya akan tepat sasaran dan hasil dari strategi pemasaran ini dapat berhasil.
MasroorLibrary - Pangkalanbun (14/07). Dalam rangka mengenalkan chanel stasiun televisi MTA (Muslim Television Ahmadiyya) yang sudah siar tayang di satelit Palapa, sebanyak 30 lembar brosur ludes dibagikan di Bundaran Pancasila memanfaatkan Car Free Day (CFD). Sasaran pembagian kali ini adalah orang-orang yang berpeci hitam dan yang bersorban, hal ini untuk mengurangi salah sasaran dalam
Darihal tersebut yang harus diperhatikan yaitu : 1. Siapa yang berbicara (Penyuluh)-nya 2. Apa yang dibicarakan (isi/pesan yang disajikan) 3. Dimana penyuluhan tersebut disampaikan 4. Kapan dan dalam suasana bagaimana penyuluhan tersebut dilakukan 5. Kepada siapa disampaikannya (sasaran/audience)-nya 6. Bagaimana cara penyampaiannya. (Deppen
Bswc. Brosur digunakan sebagai media iklan oleh banyak penyedia barang dan jasa di dunia. Meskipun media online saat ini disukai oleh masyarakat, keberadaan brosur sebagai alat pemasaran cetak tetap bertahan. Brosur cetak juga masih tetap efektif digunakan sebagai media promosi untuk mendatangkan pelanggan meskipun bukan lagi media promosi utama karena tergeser oleh kemajuan teknologi dari jurnal Tourism brochures Linking message Strategies, Tactics and Branddestination Attributes ada beberapa kelebihan yang dimiliki brosur, yaitu mudah dibawa dan disimpan, serta bisa secara spesifik menyasar ke kalangan yang menarik bisa meningkatkan kemungkinan penerimanya tertarik membaca dan tentunya mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk yang yang ringkas tapi memuat informasi yang dibutuhkan membuat brosur selalu ada di setiap kantor layanan jasa atau perusahaan. Selain memuat seluruh informasi yang dibutuhkan audience, keuntungan lainnya dari brosur adalah biaya pembuatannya yang masih terbilang terjangkau menjadikan benda ini masih tetap digunakan pada era digital karena bentuknya yang simple bukan berarti dalam membuat brosur tidak ada aturan yang harus di perhatikan. Kesalahan banyak brosur adalah mengabaikan hal penting tersebut, kebanyakan dari brosur yang pernah author temui hanya fokus pada “memuat informasi sebanyak mungkin” tanpa memperhatikan aspek lainnya seperti tata letak layout pemilihan warna dan lain sebagainya yang berimbas pada kurang menariknya brosur tersebut yang menyebabkan hilangnya minat audience untuk membaca brosur ini bukan sebagai acuan utama untuk mendesain dan cetak brosur melainkan hanya sebagai panduan untuk membuat desain brosur yang menarik dan menjual, selebihnya di serahkan kepada pembaca tapi berdasarkan pengalaman di lapangan cara-cara berikut ini terbukti ampuh untuk mengundang ketertarikan yang dapat menarik perhatian calon pelanggan atau klien Calon Pelanggan AndaHal pertama yang harus Anda lakukan sebelum membuat brosur adalah lakukan riset untuk mengetahui siapa target market atau target konsumen Anda. Terlihat sepele namun ini menentukan seberapa berkualitas dan tepat sasaran brosur yang Anda buat, brosur yang dibuat dengan target yang tidak jelas sangat tidak efektif dan hanya akan membuang waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh, Jika target audience Anda adalah orang tua kisaran 40-50 tahun, maka buatlah brosur yang singkat tida padat informasi serta berikan lebih banyak space karena brosur yang penuh dengan konten akan sedikit memuat sakit mata pembaca terutama bagi orang tua 40 tahunan Tapi tetap InformatifYang ingin Anda buat adalah brosur bukan newspaper jadi singkirkan pemikiran bahwa konten brosur harus full bahkan menambahkan hal yang tidak perlu hanya agar brosur yang dibuat terlihat penuh denngan konten. Make it Simple!, buatlah konten brosur dengan tulisan yang sesingkat mungkin namun tetap bisa menjelaskan kepada calok konsumen atau klien inti informasi yang ingin Anda sampaikan. Brosur dengan informasi lengkap memang baik, tapi jika hal itu mengganggu tampilan atau layout dari brosur tersebut maka alangkah baiknya jika informasi tersebut disingkat agar bisa lebih memberikan space pada desain brosur tersebut. Jika konsumen Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, berikan mereka informasi yang relevan, arahkan mereka untuk menghubungi Anda melalu nomor telepon, email, social media ataupun melalui Konten dan LayoutBerikanlah ruang pada brosur Anda dengan hanya menuliskan informasi penting saja, jadikan antara konten dan layout seimbang, terlalu banyak konten yang Anda muat dalam brosur juga tidak baik. Walaupun ada yang mengatakan “semakin banyak informasi yang Anda muat dalam brosur, semakin disukai oleh konsumen karena mereka mendapatkan informasi lengkap” namun jika hal ini merusak tata letak brosur memuat mata sakit ketika melihatnya maka hal tersebut tidak perlu di lakukan, seperti yang di sampaikan dalam poin diatas Make it Simple!. Pemilihan kata atau diksi juga perlu diperhatian, salah satu tips yang bisa di gunakan adalah dengan menuliskan kata Anda’ dalam menyebut nama customer dalam brosur hal ini memberikan kesan bahwa Anda berbicara langsung dengan mereka. Jangan lupa masukan juga gambar untuk menunjang informasi yang Anda berikan, brosur yang hanya dipenuhi dengan teks saja tentu akan terlihat membosankan bukan ? Begitupula dengan pemilihan elemen lainnya seperti warna, jenis huruf dan sebagainya. Gunakan warna yang mewakili siapa Anda dan apa perusahaan Anda serta pastikan font yang digunakan dalam brosur dapat terbaca jelas, akan sia-sia semua usaha Anda jika brosur yang dibuat dengan susah payah tidak menarik perhatian konsumen dikarenakan sulit yang Anda Tawarkan dan Mengapa Anda Lebih unggul dibanding pesaing ?Jangan lupa untuk menuliskan judul yang menarik dalam brosur Anda, tuliskan apa yang ingin Anda tawarkan didalam judul brosur, judul yang bombastis dapat membawa emosi konsumen sehingga menarik perhatian mereka. Sebagai contoh “Ingin UKM Anda naik kelas dalam waktu singkat ?” Tuliskan juga apa manfaat dan keunggulan dari produk atau jasa yang Anda tawarkan dengan produk serupa, dari pada memenuhi seluruh bagian brosur dengan penawaran produk Anda, tidak ada salahnya untuk menyebut beberapa manfaat atau benefit yang bisa didapat konsumen jika menggunakan produk atau jasa Anda. Bahkan hal ini sangat efektif sehingga konsumen bisa mengetahui alasan kenapa mereka harus mencoba produk atau jasa yang Anda Tehnik Call To ActionYang sangat penting dalam sebuah brosur adalah “Call to Action” yang membuat konsumen menginginkan produk yang Anda tawarkan. kalimat seperti “Hubungi Kami” dan sebagainya merupakan beberapa diksi call to action yang umum. Berikan informasi kontak yang relevan untuk mempermudah konsumen mencari produk atau jasa Anda, disarankan untuk meletakkan informasi kontak tersebut pada bagian bawah brosur. Jika Anda mempunyai beberapa penawaran spesial dan diskon, tonjolkan juga di dalam brosur seperti contoh “Diskon 50% untuk 10 pembeli pertama” dan sebagainya. Hal ini dapat menambah keinginan konsumen untuk segera menggunakan atau membeli produk/jasa yang Anda tawarkan. Sebagai pemanis terakhir cantumkan testimoni dari beberapa konsumen Anda, hal ini membuat brosur Anda lebih tepat sasaran karena testimonial dapat lebih menarik perhatian calon konsumen. Biasanya seorang calon konsumen cenderung mencari pendapat dari konsumen lain yang sudah mencoba memakai produk atau jasa Anda sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli produk Anda, maka pastikan Anda menulis testimoni tersebut secara jelas dengan cara memberikan ruang tersendiri untuk bagian testimonial A CustomerAgar brosur yang Anda buat lebih baik dan tepat sasaran Adalah “jadilah konsumen itu sendiri”, tempatkan diri Anda pada posisi pelanggan cobalah pikirkan apa yang Anda butuhkan jika Anda berada di posisi mereka. Jangan menggunakan bahasa yang terkesan memaksa mereka untuk membeli produk Anda, memang menjadi nilai tambah jika Anda bisa memainkan emosi calon konsumen yang tadinya hanya melihat sekilas bisa tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang informasi apa yang di tawarkan produk tersebut. Namun, usahakan hal tersebut tidak terlalu mencolok karena jika Anda berada diposisi konsumen Andapun pasti tidak mau untuk dipaksa membeli produk orang lain bukan ?7. Pilih Percetakan terpercayaJangan kacaukan brosur yang sudah didesain dan dirancang apik menjadi kurang maksimal dengan memilih percetakan yang tepat dan pengalaman. Percetakan yang baik akan menghasilkan brosur yang berkualitas dan membuat pelanggan lebih tertarik dengan brosur sadur dari
Prosedur pembuatan brosur dalam pekerjaan bisa dikerjakan oleh internal maupun melibatkan sumber daya dari luar. Prosedur itu dapat diterapkan pada semuannya, mulai proyek sederhana yang dikerjakan sendiri 28 Philip Kotler, Majemen Pemasaran, ed Millenium 2 Jakarta, Prehallindo, 2002 hal. 33 hingga materi rumit yang dikerjakan oleh agensi. Dalam setiap promosi, pembuatan media brosur merupakan proses lima langkah 1. Pahami, atau putuskan atas dasar tujuan program promosi kita Mulailah dengan menentukan kepada siapa brosur akan disampaikan siapa sasaran yang akan kita capai, Bentuk dan informasi yang kita sampaikan terhadap khalayak. 2. Tetapkan kerangka waktu dan tetap berada didalam kerangka Kerangka waktu berarti waktu yang disediakan untuk keseluruhan proyek. Garis waktu merinci waktu untuk setiap subproyek yang terkait, seperti merancang, mendesain, membaut film proff ,mencetak dan finishing. Untuk setiap proyek yang melibatkan orang lain, kerangka waktu dan pekerjaan saling berhubungan biaya dipengaruhi alokasi waktu dan tanggal. Penyelesaian tidak boleh fleksible contoh Akhir pendaftaran bulan Agustus tidak akan berguna bila semester sudah mulai berjalan atau peruntukan untuk penerimaan siswa baru/semester ganjil tetapi pencetakannya selesai bulan Oktober tentu tidak berguna lain halnya bila pindahan tidak perduli seberapa bagusnya hasil cetakan brosur itu apabila waktunya sudah selesai. Garis waktu tersendiri ditetapkan dengan cara mundur dari tanggal akhir yang ditargetkan, kemudian mengalokasikan tanggal penyelesaian, hal-hal yang perlu kita perhatikan seperti a. Tanggal Akhir Saat proyek harus diselesaikan dan apa yang dimaksud dengan ” selesai ” tercetak, disebar caranya? atau diterimaoleh siapa maksudnya adalah kalau memang awal penerimaan bulan april tentu bulan aprillah pencetakan harus sudah diterima oleh panitia penerima siswa baru b. Peredaran Tanggal untuk setiap aspek distribusi. Setelah kita mengetahui jadwal peredaran brosur tentu kita harus perhitungkan jangan sampai jadwal-jadwal peredaran menjadi kacau sebab akan mempengarui kepada program panitia yang menyebabkan pencapaian target tidak terpenuhi. c. Pencetakan dan penjilidan Dimulai dari penyelesaian output film sampai pada pengiriman lembar cetakan yang dapat digunakan pencetak. Untuk brosur perlu dilakukan pemilah-pemilah atau pembuatan lipatan d. Film ” pracetak” dan pembuatan proof Hampir semua percetakan masa kini, termasuk koran dan majalah, dimulai dengan gambar foto, pada film yang akan dipindahkan oleh pencetak ke lempeng cetakan. Persiapan film ini mulai dari camera-ready art dikerjakan oleh percetakan atau tukang film khusus yang disebut separasi warna e. Proof Proof merupakan alat pencocokan gambar yang digarap dari film sebelum benar-benar dicetak. Terdapat berbagai proses pembuatan proof yang berbeda-beda. Percetakan, persiapan film dan proof sangat penting f. Camera-ready art Yang artinya semua yang akan difoto atau diolah komputer untuk membuat film yang akan dicetak, proses pengombinasikan berbagai elemen yang disetujui menjadi format fotografis yang paling praktis adalah sebagian besar dikelola komputer. Tatanan huruf dan artistik yang canggih dimungkinkan dengan banyaknya program komputer desktop publising yang lebih baru. Jadi, dapat atau tidak dikerjakan sendiri bergantung pada pengalaman, keahlian dan bakat artistik orang menggunakan sistem itu. g. Desain dan tata letak Desain dan Tata letak bukanlah hal yang sama, Desain adalah keseluruhan konsep visual dan estetika yang mendasari materi yang disajikan. Desain memberikan pengaruh daya jual pada brosur hanya dari penampilan dan perasaan yang timbul, Tata letak adalah pengaturan kata-kata dan illustrasi dalam keseluruhan disain. Desain dapat dibuat seperti sketsa bangunan yang digambar arsitek, dengan tata letak merupakan rincian blueprint yang dibuat kemudian bagi pekerja kontruksi. Siapa yang akan mengerjakan copy, desain, dan tata letak dan siapa yang harus memberi persetejuan sering merupakan unsur garis waktu yang paling fleksibel, terutama jika hal itu dikerjakan karyawan sendiri. 3. Tetapkan anggaran harganya berapa ada dua anggaran a Anggaran administratif suatu jumlah tertentu yang dialokasikan, dan biaya tidak boleh melebihi itu b Anggaran perkiraan biaya diperkirakan, kemudian proyek disetujui, ditolak, atau diubah atas dasar perkiraan itu 4. Tulis dan buat promosi suatu bentuk rancangan seperti tujuan, sumber, persetujuan, konsep & presentasi, penyusunan, penekanan, illusrtasi, tanggaban, dan penjagaan. 5. Cetak dan edarkan promosi itu yang berupa brosur. Pencetakan yang berbeda memiliki kemampuan yang berbeda tergantung dari peralatan, pengalaman dan keahlian, tetapkan apa arti ”Penyebaran” berapa banyak brosur yang akan disebarkan 29 Perencanaan Kreatif Sebagaimana setiap perencanaan, dalam perencanaan kreatif kita perlu menetapkan 4 hal pokok, yaitu 29 Fred E dan Kenneth G M, Beriklan dan berpromosi sendiri, ed 2 Jakarta, Grasindo,1999hal 80 a. Tujuan Kreatif Dinyatakan dalam tingkat tanggapan respons yang kita inginkan terjadi pada diri khalayak b. Program Kreatif Dinyatakan dalam bentuk penjabaran strategi kreatif yang dikaitkan dengan unsur waktu selain itu, program kreatif juga membahas visualisasi nyata dari strategi kreatif yang telah ditetapkan baik dalam bentuk teks naskah iklan atau desainya. c. Anggaran Kreatif Dinyatakan dalam rincian atas kebutuhan dan untuk bahan-bahan periklanan maupun promosi lainnya, baik untuk penyiapan bahan-bahan iklan seperti biaya bahan, desain, artwork, film separasi warna, proff. d. Strategi Kreatif Mencakup pemilihan strategi dasar untuk menciptakan iklan dari gagasan isinya, strategi ini kemudian akan dituangkan kedalam bentuk rencana kerja kreatif yang kemudian akan dijadikan dasar untuk pelaksanaan eksekusi kreatif. Strategi kreatif dinyatakan dalam jabaran yang menetapkan Siapa khalayak sasaran kreatif, bagaimana membuat paduan kreatif penulisan naskah dan art yang lebih efektif terhadap khalyak sasaran tersebut. Layout berkaitan dengan pengaturan huruf dan visual pada permukaan dua dimensi agar seluruh informasi dapat dibaca, jelas, dan menarik. Layout merupakan pengaturan huruf dan visual pada sebuah cetakan atau halaman elektronik, agar kita sukses dalam mendesain layout, harus memulai dengan beberapa pertanyaan. a. Siapa yang akan membaca atau melihat ini b. Gaya apa yang cocok untuk Audience c. Apa fungsi desain tersebut d. Apa pesan yang akan disampaikan e. Dimana itu akan dilihat Dari jawaban diatas maka kita akan memulai dengan membuat sketsa kasar dalam berbagai bentuk layout, hal ini salah satu cara dari beberapa cara mendasar untuk menjaga tetap dibenak . Prinsip-prinsip desain yang penting dan berpengaruh pada layout adalah Titik fokus hirarki visual, kesatuan dan keseimbangan30. Menentukan konsef kreatif yang mereka anggap paling pas dan paling bagus untuk iklan produk yang mereka sedang garap, mereka lalu membuat layout yang berisi draft visual dan headline yang tepat menarik sesuai konsep. Menulis bodycopy bisa belakangan, tapi mungkin juga si copywriter sekaligus membuat eks atau bodycopy-nya. Perusahaan periklanan percetakan lengkap membuat iklan atas pesanan atau permintaan klienya. Karena itu, setiap tahap pelaksanaan konsef kreatif khususnya media cetak harus terlebih dahulu mendapat persetujuan klien yang bersangkutan. Setelah konsep kreatif, layout, dan headline-nya disetujui klien, mulailah kita merancang finished artwork FA. Setelah foto yang berwarna biasanya bentuk data atau slide untuk 30 M. Suyanto, Aplikasi Desain Grafis untuk Periklanan, Yogyakarta, Andi 2002 hal95 visual utama selesai dibuat, mulailah art director membuat art-work dengan ukuran side yang tepat sesuai layout-nya. Untuk media cetak, ukurannya adalah ukuran kolom surat kabar atau majalah di mana iklan tersebut akan dimuat.
Tutorial cara mudah membuat desain brosur yang informatif namun tetap menarik dan menjual serta hal apa yang harus Anda hindari dalam mendesain brosur Merupakan salah satu media promosi lama yang masih di gunakan saat ini termasuk flyer dan lainnya, walaupun terbilang bukan hal yang baru namun masih tetap ampuh digunakan sebagai media promosi untuk mendatangkan pelanggan meskipun bukan lagi media promosi utama karena tergeser oleh kemajuan teknologi digital. Bentuknya yang ringkas tapi memuat informasi yang dibutuhkan membuat benda ini selalu ada di setiap kantor layanan jasa atau perusahaan. Selain memuat seluruh informasi yang dibutuhkan audience, keuntungan lainnya dari brosur adalah biaya pembuatannya yang masih terbilang terjangkau menjadikan benda ini masih tetap digunakan pada era digital ini. Hanya karena bentuknya yang simple bukan berarti dalam membuat brosur tidak ada aturan yang harus di perhatikan. Kesalahan banyak brosur adalah mengabaikan hal penting tersebut, kebanyakan dari brosur yang pernah author temui hanya fokus pada "memuat informasi sebanyak mungkin" tanpa memperhatikan aspek lainnya seperti tata letak layout pemilihan warna dan lain sebagainya yang berimbas pada kurang menariknya brosur tersebut yang menyebabkan hilangnya minat audience untuk membaca brosur tersebut. Untuk itu berikut ini akan dibagikan tips bagaimana membuat brosur yang baik dan benar, yang berisi informasi padat tepat sasaran namun tetap menarik dari segi tampilan ataupun tata letaknya. Tips ini bukan sebagai acuan utama untuk mendesain brosur melainkan hanya sebagai panduan untuk membuat desain brosur yang menarik dan menjual, selebihnya di serahkan kepada pembaca tapi berdasarkan pengalaman dilapangan cara-cara berikut ini terbukti ampuh untuk mengundang ketertarikan yang dapat mencuri perhatiak calon kunsomen/pelanggan atau klien Anda. Jenis-Jenis dan Ukuran Brosur Sebelum memulai tips mari kita mengenal berbagai macam jenis dan ukuran brosur yang biasa digunakan, hal ini dianjurkan untuk Anda agar penggunaan brosur dalam kegiatan promosi bisa lebih efektif sehingga Anda bisa menentukan jenis brosur apa yang cocok di gunakan untuk bisnis atau perusahaan Anda. Ukuran brosur biasanya menggunakan kertas A4 21 x 29,7cm terkadang menggunakan ukuran lain sesuai keinginan yang di bagi dalam beberapa jenis yaitu 1. Trifold / Brosur Lipat 3 Jenis ini merupakan yang paling propuler dan sering digunakan menggunakan kertas ukuran A4 yang kemudian dilipat menjadi 3 bagian sehingga mempunyai 6 halaman bolak-balik, sangat cocok untuk brosur yang padat konten dan gambar. 2. Bifold / Brosur Lipat 2 Menggunakan kertas A4 yang hanya dilipat menjadi 2 bagian sehingga mempunyai 4 halaman bolak-balik. Flyer / Brosur Tanpa Lipat Jenis brosur ini juga di sebut flyer, yang membedakannya dengan poster adalah dari segi ukuran, jika poster biasa menggunakan jenis kerta A3 maka flyer memakai ukuran kertas yang lebih kecil. flyer lebih cocok untuk jenis promosi dengan konten informasi singkat dan padat. Tips Membuat Brosur yang Baik 1. Ketahui Audience Anda Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum membuat brosur adalah lakukan riset untuk mengethui siapa target market atau target konsumen Anda. Terlihat sepele namun ini menentukan seberapa berkualitas dan tepat sasaran brosur yang Anda buat, brosur yang dibuat dengan target yang tidak jelas sangat tidak efektif dan hanya akan membuang waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh, Jika target audience Anda adalah orang tua kisaran 40-50 tahun, maka buatlah brosur yang singkat tida padat informasi serta berikan lebih banyak space karena brosur yang penuh dengan konten akan sedikit memuat sakit mata pembaca terutama bagi orang tua 40 tahunan keatas. 2. Simple Minimalis Namun tetap Informatif Yang ingin Anda buat adalah brosur bukan newspaperkoran jadi singkirkan pemikiran bahwa konten brosur harus full bahkan menambahkan hal yang tidak perlu hanya agar brosur yang dibuat terlihat penuh denngan konten. Make it Simple!, buatlah konten brosur dengan tulisan yang sesingkat mungkin namun tetap bisa menjelaskan kepada calok konsumen atau klien inti informasi yang ingin Anda sampaikan. Brosur dengan informasi lengkap memang baik, tapi jika hal itu mengganggu tampilan atau layout dari brosur tersebut maka alangkah baiknya jika informasi tersebut disingkat agar bisa lebih memberikan space pada desain brosur tersebut. Jika konsumen Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, berikan mereka informasi yang relevan, arahkan mereka untuk menghubungi Anda melalu nomor telepon, email, social media ataupun melalui website. hal ini disebut Call to Action. 3. Seimbang Antara Konten dan Layout Berikanlah ruang pada brosur Anda dengan hanya menuliskan informasi penting saja, jadikan antara konten dan layout seimbang, terlalu banyak konten yang Anda muat dalam brosur juga tidak baik. Walaupun ada yang mengatakan "semakin banyak informasi yang Anda muat dalam brosur, semakin disukai oleh konsumen karena mereka mendapatkan informasi lengkap" namun jika hal ini merusak tata letak brosur memuat mata sakit ketika melihatnya maka hal tersebut tidak perlu di lakukan, seperti yang di sampaikan dalam poin diatas Make it Simple!. Pemilihan kata atau diksi juga perlu diperhatian, salah satu tips yang bisa di gunakan adalah dengan menuliskan kata 'Anda' dalam menyebut nama customer dalam brosur hal ini memberikan kesan bahwa Anda berbicara langsung dengan mereka. Jangan lupa masukan juga gambar untuk menunjang informasi yang Anda berikan, brosur yang hanya dipenuhi dengan teks saja tentu akan terlihat membosankan bukan ? Begitupula dengan pemilihan elemen lainnya seperti warna, jenis huruf dan sebagainya. Gunakan warna yang mewakili siapa Anda dan apa perusahaan Anda serta pastikan font yang digunakan dalam brosur dapat terbaca jelas, akan sia-sia semua usaha Anda jika brosur yang dibuat dengan susah payah tidak menarik perhatian konsumen dikarenakan sulit terbaca. Sebagai inspirasi lihatlah beberapa contoh desain brosur yang baik disini. perhatikan bagaimana brosur yang dibuat terlihat lebih eyecathing dengan menerapkan keseimbangan antara konten dan layout. 4. Apa yang Anda Tawarkan dan Apa Keunggulan Anda dari Kompetitor ? Jangan lupa untuk menuliskan judul yang menarik dalam brosur Anda, tuliskan apa yang ingin Anda tawarkan didalam judul brosur, judul yang bombastis dapat membawa emosi konsumen sehingga menarik perhatian mereka. Sebagai contoh "Ingin UKM Anda naik kelas dalam waktu singkat ?" Tuliskan juga apa manfaat dan keunggulan dari produk atau jasa yang Anda tawarkan dengan produk serupa, dari pada memenuhi seluruh bagian brosur dengan penawaran produk Anda, tidak ada salahnya untuk menyebut beberapa manfaat atau benefit yang bisa didapat konsumen jika menggunakan produk atau jasa Anda. Bahkan hal ini sangat efektif sehingga konsumen bisa mengetahui alasan kenapa mereka harus mencoba produk atau jasa yang Anda tawarkan. 5. Gunakan Tehnik Call To Action Yang sangat penting dalam sebuah brosur adalah "Call to Action" yang membuat konsumen menginginkan produk yang Anda tawarkan. kalimat seperti "Hubungi Kami" dan sebagainya merupakan beberapa diksi call to action yang umum. Berikan informasi kontak yang relevan untuk mempermudah konsumen mencari produk atau jasa Anda, disarankan untuk meletakkan informasi kontak tersebut pada bagian bawah brosur. Jika Anda mempunyai beberapa penawaran spesial dan diskon, tonjolkan juga di dalam brosur seperti contoh "Diskon 50% untuk 10 pembeli pertama" dan sebagainya. Hal ini dapat menambah keinginan konsumen untuk segera menggunakan atau membeli produk/jasa yang Anda tawarkan. Sebagai pemanis terakhir cantumkan testimoni dari beberapa konsumen Anda, hal ini membuat brosur Anda lebih tepat sasaran karena testimonial dapat lebih menarik perhatian calon konsumen. Biasanya seorang calon konsumen cenderung mencari pendapat dari konsumen lain yang sudah mencoba memakai produk atau jasa Anda sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli produk Anda, maka pastikan Anda menulis testimoni tersebut secara jelas dengan cara memberikan ruang tersendiri untuk bagian testimonial tersebut. 6. Be A Customer Tips terakhir agar brosur yang Anda buat lebih baik dan tepat sasaran Adalah "jadilah konsumen itu sendiri", tempatkan diri Anda pada posisi pelanggan cobalah pikirkan apa yang Anda butuhkan jika Anda berada di posisi mereka. Jangan menggunakan bahasa yang terkesan memaksa mereka untuk membeli produk Anda, memang menjadi nilai tambah jika Anda bisa memainkan emosi calon konsumen yang tadinya hanya melihat sekilas bisa tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang informasi apa yang di tawarkan produk tersebut. Namun, usahakan hal tersebut tidak terlalu mencolok karena jika Anda berada diposisi konsumen Andapun pasti tidak mau untuk dipaksa membeli produk orang lain bukan ? Sebelum brosur Anda masuk tahap cetak periksalah kembali kalimat yang dicantumkan dalam brosur agar terhindar dari kesalahan pada penulisan yang membuat brosur Anda terliha tidak berharga. Semoga tips ini bisa membantu Anda menyelesaikan Brosur Anda.